horoskop.web.id

Ramalan Bintang - Zodiak, Fengshui, Asmara, Spritual, Mantra, Dll


Berharap Rezeki Lewat Fengsui


Fengsui diyakini sebagai perhitungan rasional. Lewat bacaannya, sebuah bangunan dirancang untuk membawa energi positif. Syukur-syukur kalau bisa mendatangkan kemakmuran.


Rumah keluarga penyanyi Tina Toon (18) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dibangun dan ditata sesuai dengan prinsip fengsui. Dari pintu masuk hingga ke bagian belakang rumah, tingkat ketinggian lantai terus menaik. ”Enggak ada yang turun. Itu supaya kehidupan juga naik terus,” kata Tina yang pada masa kecil populer dengan lagu ”Bolo-Bolo”.

Keluarga Tina juga betah tinggal di Kelapa Gading karena dalam perhitungan fengsui, daerah itu termasuk wilayah kepala naga yang memberi energi baik. Meski pernah harus mengungsi ke hotel ketika Kelapa Gading dilanda banjir pada tahun 2002, Tina tetap tinggal di sana.

Dalam perhitungan fengsui pula, selain Kelapa Gading, daerah Pluit juga terkenal sebagai lokasi berfengsui bagus. Promotor konser rock Log Zhelebour (54) yang tinggal di Pluit, Jakarta Utara, pun tak mengelak akan hal itu. Nyatanya, harga tanah yang ia beli di Pluit pada 1998, kini melonjak sepuluh kali lipat.

”Salah satu faktor yang menaikkan harga tanah memang sentimen orang bahwa Pluit dan Pantai Indah Kapuk itu ’kepala naga’. Konon, ’kepala naga’ itu membawa keberuntungan,” kata Log yang antara lain menjadi produser album band Jamrud.

Namun, Log yang mengaku tidak fanatik dalam urusan fengsui itu mengingatkan bahwa soal ”keberuntungan” itu ada juga faktor kerja keras. ”Banyak orang sukses di Pluit yang memang karena mereka kerja keras, ulet, dan selalu putar otak untuk cari peluang,” ujar Log.

Meski harga tanah terus naik, menurut Log, permukaan tanah di daerah kepala naga itu cenderung menurun. Setiap lima tahun, jalan dan rumah harus ditinggikan, diuruk karena ambles. Permukaan sungai menjadi lebih tinggi daripada permukaan tanah. Toh, Log dan warga lain lebih memilih membendung sungai daripada pindah ke daerah lain.

Fengsui sudah ”go global”. Ruko-ruko di Glodok, Jakarta, sampai gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Dubai, tak lepas dari pengaruhnya. Bahkan, istri pemain sepak bola David Beckham, Victoria Beckham, mendesain ulang dua rumahnya di London dan Los Angeles agar sesuai dengan prinsip fengsui.

Aliran energi

Konsultan fengsui, Linda Kusuma Effendy, menjelaskan, fengsui merupakan ilmu pengetahuan China kuno tentang bagaimana lingkungan, bangunan, atau tata letak menentukan aliran energi yang memengaruhi kehidupan manusia. Bagi Linda, fengsui sepenuhnya perhitungan rasional untuk mendapat keharmonisan dan kemakmuran atau kerap disebut ”keberuntungan”.

Namun, ia menekankan, fengsui adalah keberuntungan ”bumi”. Masih ada dua jenis keberuntungan lain yang menentukan nasib manusia menurut falsafah China: keberuntungan ”langit” alias bakat atau takdir serta keberuntungan manusia yang mesti dibangun lewat perilaku baik, pendidikan, dan pengalaman.

Arsitek Dewi Mariana yang juga menjadi konsultan fengsui menengarai, praktik fengsui kerap bercampur kepercayaan dan tradisi yang rancu. ”Yang ditata dengan fengsui ini kan aliran energi, ada tetapi enggak kelihatan,” ujarnya.

Ia mencontohkan klien yang memaksakan anak tangga di rumah berjumlah enam demi hitungan yang bagus. ”Hasilnya tidak nyaman, bahkan membahayakan, karena anak tangganya masing-masing jadi setinggi 30 sentimeter. Itu kan salah,” kata Dewi.

Contoh lain, aturan fengsui tidak membolehkan ada pohon tinggi di depan pintu masuk utama. Dari sisi fengsui, pohon itu menghalangi dan memecah energi yang akan masuk ke rumah. Sebaliknya, di depan pintu masuk perlu ada ruang terbuka luas tanpa halangan apa pun atau kerap disebut bright hall. ”Dalam sudut pandang fengsui, di situlah energi berkumpul. Hal itu sangat bisa dipahami dari sisi arsitektur,” ujar Dewi.

Banyak peminat

Pada kenyataannya, konsultasi fengsui amat diminati. Senin (16/1) malam, misalnya, Ayen, seorang pengusaha, menemui Mas Dian, praktisi yang produktif menulis puluhan buku mengenai fengsui. Ia membawa rancangan desain renovasi bangunan kantornya di Kalideres. Mas Dian lalu membuat beberapa coretan sesuai dengan perhitungannya atas tata letak yang baik sesuai dengan fengsui.

Berdasarkan medan magnet di lokasi kantor dan gudang itu, Mas Dian membaginya menjadi area berenergi baik dan buruk. Area berenergi baik ditandai dengan spidol hijau. Di area hijau ini disarankan sehari-hari dijadikan ruangan kantor. Sementara area berspidol merah—yang berenergi negatif—tidak difungsikan secara maksimal.

”Bagi saya, fengsui itu penting. Ini soal bagaimana kita berupaya hidup selaras dengan alam,” kata Ayen.

Saat ini, menurut Mas Dian, umumnya pembangunan tempat usaha dan mal di Jakarta juga melibatkan praktisi fengsui. Pelaku bisnis ini kerap kali amat manut terhadap nasihat dari konselor fengsui. Apabila sang konselor menyatakan suatu kios atau tempat usaha tak baik secara fengsui, kios itu diyakini bakal tak kunjung laku.

Stanley Ade Parwoko (58), pengusaha baju pengantin di Semarang, Jawa Tengah, juga selalu berkonsultasi fengsui sebelum memilih tempat tinggal dan lokasi bisnis. ”Sampai sekarang saya jarang mengubah tata ruang di rumah karena apa yang saya lakukan sudah benar,” kata Stanley.

Pemanfaatan fengsui juga ditemukan di tempat ibadah kelenteng. Salah satunya di kelenteng tua Boen Tek Bio, Tangerang, Banten. Kelenteng yang berdiri sejak 1684 ini berada pada satu garis lurus dengan dua kelenteng lain. Oey Tjin Eng dari bagian humas Boen Tek Bio menjelaskan, posisi kelenteng ini persis di titik tengah antara Kelenteng Boen San Bio di Pasar Baru (Tangerang) yang berdiri tahun 1689 dan Boen Hai Bio di Serpong yang berdiri tahun 1694.

”San dalam Boen San Bio dalam Hokkian artinya ’gunung’, sementara Hai dalam Boen Hai Bio artinya ’laut’. Jadi, Boen Tek Bio merupakan kelenteng yang dibangun dengan posisi bersandar pada gunung dan memandang laut,” ujar Oey Tjin Eng.

Gunung sebagai sesuatu yang kokoh bisa direpresentasikan dengan membangun dinding kokoh dan tinggi di bagian belakang bangunan. Sementara lautan adalah unsur air, bisa berwujud kolam di muka bangunan.

sumber: kompas.com
0 Komentar untuk "Berharap Rezeki Lewat Fengsui"

Download Ebook Gratis